Berisikumpulan puisi cinta romantis, sedih, menyentuh hati, puisi cinta islami, puisi jatuh cinta, puisi perpisahan, putus cinta, galau, bikin baper, belum bisa move on Kahlil Gibran, Chairil Anwar, puisi pendek, puisi singkat. CeritaCinta Islami Menyentuh Hati dari Sahabat Nabi Handzalah-Jamilah, Kisah Cinta Sahabat Nabi yang Mengharukan Handzalah bin Abi Amir merupakan sosok pemuda Anshar yang tangguh dari Kabilah Aus. Ia juga menjadi salah satu sahabat Nabi yang sangat tunduk kepada perintahnya. 30Ucapan Tahun Baru Islam 1 Muharam, Menumbuhkan Rasa Syukur kepada Allah Swt. Dengan besarnya jasa-jasa seorang guru, tak ada salahnya untuk mengungkapkan rasa terima kasih. Kamu bisa menulis atau melontarkan puisi pada bapak dan ibu gurumu di sekolah sebagai tanda kamu peduli dan mengasihi mereka. Bacakisah motivasi islam yang menyentuh hati novel online: temukan daftar kisah motivasi islam yang menyentuh hati cerita di Goodnovel, dengan banyak koleks Puisicinta pendek atau puisi romantis berikut ini bisa kamu gunakan untuk mewakili perasaanmu. Tenang, kamu tidak sendiri. Terkadang seseorang perlu meminjam kata-kata orang lain untuk menggambarkan suasana hati yang sedang dialami. Jangan takut untuk mencintai. Itu adalah hal lumrah. Puisi cinta, romantis, rindu, sedih dan cinta dalam diam KataKata Mutiara Hati Terbaik Sepanjang Masa. 8 Juni 2019 Cerita Dongeng Rakyat Tinggalkan komentar. Apakah anda pernah merasakan apa yang dinamakan dengan patah hati? Saya yakin sebagian besar dari anda pernah merasakannya. . TANGISAN RASULULLAH, MALAM ISRA', "SIKSA WANITA".CERITA PENDEK MENYENTUH HATI Pada suatu hari Ali bin Abi Thalib bersama istri tercinta , Fatimah Az Zahra menemukan rasulullah Muhammad SAW tengah menangis di rumahnya. Beliau sesunggukan, tersedu-sedu dengan tetesan airmata mengalir deras dari kedua matanya. Hal ini pertanda ada satu kesedihan yang teramat dalam dan mengusik ketenteraman batinnya, menyentuh sanubari kemanusiaannya yang jauh terpendam. Melihat pemandangan yang mengharukan tersebut , Sayyidina Ali berusaha menghibur. Ia berkata kepada Rasulullah SAW, yang juga ayah mertua, sahabat, dan kekasihnya“Hentikan tangismu wahai Rasulullah! Biar ayah dan bundaku menjadi tebusan atas ratap kekasihku , apa gerangan yang menyebabkan airmata harus menetes dari sumbernya? ceritakanlah wahai junjungan seluruh alam!” Dengan sedikit terbata-bata dan disela tangis yang belum reda , Rasulullah menceritakan sebab tangisnya “Wahai Ali , aku menangis karena teringat dengan pengalaman yang aku alami pada malam isra’. Yaitu ketika Allah memperlihatkan kepadaku beberapa gambaran kaum wanita dari umatku. Pada malam isra’ tersebut aku lihat mereka tengah disiksa dalam neraka jahanam dengan bermacam-macam azab / siksa yang ditimpakan . Aku menangis karena azab itu demikian dahsyat dan pedih dan tak pernah terbayangkan sebelumnya. Aku melihat wanita yang digantung dengan rambutnya, sementara otaknya mendidih dan juga melihat wanita digantung lidahnya dan air mendidih , dituangkan kedalam wanita yang diikat kedua kaki ke buah wanita diikat kedua tangan sampai tengkuk/ubun-ubunnya. Wanita tersebut diserahkan oleh Allah kepada sekawanan ular dan kalajengking untuk memangsanya. Adapula wanita yang digantung dengan kedua payudaranya. Ada juga wanita berkepala babi, berbadan keledai dengan sejuta macam siksa neraka yang harus aku melihat wanita berwajah anjing dan serigala dengan api neraka dijejalkan dari mulut dan tembus sampai malaikat-malaikat penyiksa , menghantam mereka dengan kapak yang terbuat dari api cerita sang nabi mengabarkan keadaan kaum wanita yang dilihatnya berada di dalam neraka. Bulu kuduk sayyidah Fatimah Azzahra berdiri penuturan ayahandanya soal nasib kaum wanita .Keringat dingin keluar dari sekujur tubuhnya. Tanpa sadar kedua pipinya telah basah air mata. Dia bangkit dan bertanya” Wahai ayahanda tersayang, pelipur laraku, kegembiraan mata hatiku. Amal apa yang telah dilakukan wanita-wanita tersebut , sehingga demikian berat dan dahsyat siksa yang mereka terima sebagai balasan?“ Perlahan -lahan Rasulullah SAW menjelaskan penyebab dari siksa wanita yang ada di neraka jahannam itu. Katanya” Fatimah, putriku !Wanita yang digantung rambutnya adalah wanita yang tidak menutup aurat dan rambutnya diperlihatkan dengan tidak berbusana muslimah/ berjilbab dari pria lain, yang bukan muhrimnya. Membiarkan rambutnya terurai dipermainkan angin dan merelakannya dipandang siapapun. Wanita yang digantung lidahnya adalah wanita yang menyakiti hati suaminya dengan kata-kata kasar. Mulutnya keji dengan kata-kata yang keluar tanpa kontrol akal dan hati nurani Wanita yang digantung payudaranya , yaitu wanita yang selingkuh, mengotori ranjang suaminya, mengkhianati kepercayaan suami, menodai noktah perjanjian Ilahi Adapun wanita yang diikat kedua kaki dan tangannya dengan ular dan kalajengking di sekujur tubuhnya adalah wanita yang tidak mandi junub/ mandi besar dari haidnya dan meremehkan shalat Wanita dengan wujud kepala babi dan berbadan keledai ialah wanita pendusta , perayu, pengumpat dan penggunjing. Sementara wanita yang berbentuk anjing dengan api yang dijejelkan lewat mulut dan keluar melalui dubur adalah wanita -wanita yang suka mengungkit ungkit kebaikan maupun pemberian dan penghasut/ provokator . Dimanapun dia hembuskan angin fitnah dan adu domba. Membuat keresahan di masyarakat dengan mencampuri urusan orang lain. “Wahai putriku , celakalah wanita-wanita yang durhaka/ maksiat terhadap suaminya. Didunia dia akan mendapatkan laknat dari malaikat-malaikat langit , malaikat-malaikat bumi, dan juga laknat dari benda-benda yang terkena sinar dia mendapat siksa akhirnya seluruh amalnya menjadi sia- sia , tidak mindzalik…Astaghfirullah… subhanallah… Ya Allah… Ampunilah kami kaum wanita, lindungilah kami dari azab api neraka…Dan tuntunlah langkah kami agar selalau di jalanmu… Amin… Amin Ya Allah… amin Ya Rabb… Syaikh Misbahul Anam, Mt. "menjaga Cinta dan Ridha Allah yang Abadi” … Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci …aamiinAllahumma sholli a'la sayyidina Muhammad... Cerpen islami menyentuh hati dan mengharukan tentang anak angkat adalah cerita bikin nangis prihal kisah anak yang terpisah dari ibu dengan judul "Noktah surga dalam kubangan lumpur"Dalam cerita sedih tentang anak angkat menceritakan seorang perempuan yang gigih mencari ibunya sebab dari kecil tak pernah berjumpa dengan ibu kandungnya, wanita yang melahirkannya itu diinginkan hadir di hari pernikahannya cerita menyentuh hati tentang ibu dan anak dalam cerpen mengharukan sedih dan menyentuh hati ini, selengkapnya disimak saja cerita islami penuh hikmah kehidupan tentang seorang anak angkat dalam cerpen tentang ibu "noktah surga dalam kubangan lumpur", dibawah SURGA DALAM KUBANGAN LUMPUR Author Zaidan AkbarHari ini adalah hari yang bahagia bagi Zania Suhaila yang kerap dipanggil dengan nama tidak! gadis berusia dua puluh dua tahun itu, siang ini dilamar oleh seorang pemuda yang sholeh pujaan hatinya. Pria tampan itu bernama Aila berbunga-bunga seumpama kuntum yang mekar di pagi hari. Ia tak berhenti tersenyum kecil sendirian di Aila terdengar seperti bernyanyi pelan seakan tergambar jelas rasa bahagia di wajahnya, maklumlah sebagaimana gadis lainnya yang selalu riang ketika berada dalam begitu bersemangat, Aila terus saja mempersiapkan beberapa gelas minuman dan kue-kue yang akan dihantar ke ruangan depan sebagai persembahan menjamu tamu yang tak lain adalah Hamdan dan keluarganya yang sedang bercakap-cakap bersama ayah dan ibu dua keluarga ini telah selesai dan lamaran ini pun tampaknya sudah disetujui oleh pihak keluarga Aila. Mengetahui ini Aila terlihat senang karena itu artinya tak lama lagi ia dan Hamdan akan bersatu seperti yang selalu diimpikan oleh Aila selama adalah pemuda yang baik dan taat ibadahnya. Aila sudah lama mengenal Hamdan. Aila bertemu Hamdan di suatu acara yang di selenggarakan remaja mesjid ketika itu dan sejak itu pula yang membuat mereka saling mengenal lebih juga merupakan seorang guru honorer di salah satu madrasah tsanawiyah yang ada di kampung itu, sedangkan Aila hanya seorang gadis sederhana. Sehari-hari Aila berperan sebagai staf pengajar di TK Islam yang tak jauh dari pendidik keduanya memang sangat serasi, komunikasi mereka selalu nyambung dan ditambah lagi yang satu tampan, soleh serta yang satu lagi cantik rupawan dan juga baik malam harinya, orang tua Aila berbincang-bincang di ruang tamu."Bu! sudah saatnya Aila tahu yang sebenarnya," cetus Wahab ayah Aila."Tidak Pak! tak usah kau beritahukan itu pada Aila sekarang," pinta Arpah yang juga ibu sepotong pembicaraan ayah dan ibunya itu terdengar oleh Aila di balik pintu kamarnya. Dalam hati Aila, ia tak mengerti apa yang sedang dibicarakan oleh Ayah dan ibunya, makanya Aila berusaha mendengar lagi dengan cermat percakapan di ruang tamu pembicaraan orang tua Aila tetap saja berlanjut."Jangan sekarang Pak! Ibu khawatir bahwa Aila akan meninggalkan ibu," rayu arpah pada suaminya."Bu! Aila berhak tahu siapa orangtua kandungnya yang sebenarnya, sampai kapan kita akan merahasiakan ini darinya, lagi pula apa Aila tidak akan curiga mengapa aku tidak bisa menjadi wali nikahnya nanti," tegas Wahab pada istrinya"Aku juga sayang pada Aila Bu! aku bahkan menyayanginya lebih dari nyawaku sendiri, Aila adalah anakku meski bukan anak kandungku, namun aku takut Aila kecewa jika kita tak memberitahukan yang seharusnya pantas ia ketahui."Wahab melanjutkan perkataannya dengan suara yang bergetar seiring dengan matanya yang istri, Arpah hanya tertunduk diam dan sesekali terdengar isak tangisnya seraya berkata."Apakah Bapak juga harus menceritakan pada Aila bahwa ia adalah anak dari korban pemerkosaan?" tanya Arpah pada suaminya hanya terdiam dengan tangisnya yang tak bersuara dari balik pintu kamar, Aila mendengar semuanya, dadanya bergetar, napasnya berguncang bagai orang yang terkena asma. bulir-bulir air matanya berjatuhan mengalir membasahi pipi hingga ke tepian saja hati Aila bahagia tadi siang, tapi kini rasa bahagia itu telah hilang dan sirna seperti sebuah lukisan di atas pasir pantai yang terhapus karena gerusan keluar dari kamarnya, ia berjalan menghampiri kedua orangtua angkatnya itu. Sontak saja Wahab serta Arpah terperanjat melihat Aila berdiri tak jauh di sela pembicaraan tetap berdiri menatap kedua orangtua angkatnya itu dan tak lama Aila langsung mendekat dan memeluk wanita yang selama ini Aila anggap sebagai ibu kandungnya sendiri lalu kedua wanita yang saling menyayangi itu tenggelam dalam riuh tangis kesedihan."Maafkan Ibu Aila," ucap Arpah dengan tangisnya dalam pelukan itu."Tidak Bu! ibu tak perlu minta maaf, Aila akan selalu jadi anak ibu, iya kan Bu?" Aila meraung dalam pelukan mengangguk-anggukan kepalanya seusai mendengar permintaan Aila. Lalu Arpah menciumi kening dan kedua pipi anak yang disayanginya itu hingga pelukan mereka terlepas dan Arpah meminta Aila untuk duduk disampingnya."Ayah! Aila mohon berceritalah! ceritakan semua yang ayah tahu tentang orangtua kandung Aila, Aila mohon Ayah!" pinta Aila pada Wahab mulai bercerita sesuai dengan permintaan Aila dan ia berkata."Baiklah Aila, ayah akan ceritakan semuanya, ujar Wahab pada Aila."Semenjak kami mulai menikah, kami adalah pasangan yang sulit untuk mendapatkan keturunan, kami selalu merasa kesepian di rumah ini, terutama ibumu yang kerap murung sendiri saat ayah pergi bekerja."Hari-hari yang kami lalui sering dibelenggu kesunyian, tak ada tangisan bayi, tak ada suara anak-anak yang mengisi waktu kami di rumah ini."Suatu hari kami memutuskan ingin mengadopsi seorang anak untuk menghapus rasa sepi itu, namun tak ada seorang anak pun yang berhasil kami suatu ketika, ibumu bercerita pada temannya yang bernama Ratna di Kota Medan dan melalui Ratna inilah kami bertemu denganmu""Kabar gembira dari Ratna ini membuat kami pergi ke kota Medan, Namun sudah sebulan kami menunggu pada waktu itu, tapi Ratna tak jua mempertemukan kami dengan ibu kandungmu yang sebelumnya telah berjanji menyerahkanmu pada kami."Hari berganti Hari hingga ibumu jatuh sakit karena kecewa dan begitu berharap. Ibumu ini masuk rumah sakit kala itu. Di saat-saat rasa sakitnya, tiba-tiba suara tangisan bayi telah membuat ibumu bangun dari sana kami bertemu Ratna bersama seorang wanita yang sedang menggendong bayi perempuan yang cantik dan lucu. Saat itu kami begitu gembira sekali melihat bayi perempuan yang masih berusia tiga bulan itu."Ibu kandungmu bernama Ariska dan ia bermohon agar kami tak menceritakan semua tentang dia padamu sampai kapan pun dan semua itu menjadi sebuah rahasia yang tersimpan rapi selama ini."Wahab menceritakan kisah masa lalu pada Aila."Ayah! Apa benar aku ini adalah anak dari hasil pemerkosaan?" tanya Aila pada ayah angkatnya itu dengan rasa menghela napas panjang seakan begitu berat Wahab menjawab pertanyaan Aila ini, tapi Wahab terus bercerita."Menurut cerita Ratna, Ariska dulunya bekerja sebagai pelayan restoran di Kota Medan. Ariska kerap pulang malam karena pekerjaannya itu. Sampai suatu ketika, hari naas itu terjadi, Ariska di culik dan disekap beberapa minggu lalu ia diperkosa oleh teman seprofesinya sendiri karena kesal bahwa Ariska pernah menolak mentah-mentah cinta temannya itu."Aku juga mendengar bahwa si pemerkosa itu tak lama di tangkap polisi hingga akhirnya ia mati di penjara. Sebulan kemudian, Ariska terkejut bahwa dirinya hamil akibat pemerkosaan itu dan karena malu maka ibu kandungmu menyerahkanmu pada kami."Kau tahu Aila, setelah kami mengadopsimu kami merasa bahagia sekali. Kami sengaja menetap di kota Medan selama dua tahun lamanya sebelum membawamu kembali ke rumah ini, semua itu bertujuan agar tak ada orang di sini yang curiga bahwa kau bukanlah anak kami."Kami berdua telah berjanji bahwa kami akan membesarkan mu dengan rasa cinta dan kasih sayang, meskipun kami punya anak kandung sendiri nantinya namun rasa kasih dan sayang padamu tak akan pernah berubah,"Ujar Wahab mengingat kembali janjinya bersama sang istri pada dua puluh dua tahun yang lalu."Aila! kini kau sudah tahu yang sebenarnya bahwa kami bukanlah orang tua kandungmu, tapi ayah dan ibu berharap jangan pernah menghapus rasa sayangmu pada kami," pinta Wahab pada anak angkatnya itu."Benar Aila, walaupun kau bukanlah anak yang lahir dari rahim ibu, tapi hati ibu selalu menyayangimu, nak!"Mata Arpah semakin basah dengan sebutir air bening yang hendak jatuh dari kelopak matanya."Ibu tak ingin kau selalu bersedih begini Aila!" ucap Arpah pada Aila sambil mengusap dan menyeka air mata yang berjatuhan di pipi Aila."Sekarang tidurlah, Aila! malam sudah semakin larut," suruh Arpah pada hanya mengangguk perlahan sembari beranjak dan kembali ke kamar terus semakin larut, detak sang waktu terdengar dari jarum jam yang berjalan dan berganti. Sedangkan hati Aila malam ini tengah dirundung sulit sekali memejamkan matanya, rupanya kenyataan yang ia dengar sangatlah menyakitkan, perih dan menikam di ulu Aila menyadari bahwa jasadnya lahir ke dunia ini, bukanlah berdasarkan cinta kedua orang memang ketika Aila mengenang semua itu. Tapi apa boleh buat karena itulah takdir dirinya yang harus Aila terima. Aila juga berpikiran pasti Tuhan punya maksud dan tujuan, mengapa ia dilahirkan kedunia ini dengan cara seperti sela keresahannya, Aila kemudian berwudhu dan langsung melaksanakan sholat tahajjud. Selesai sholat Aila berdoa dengan kedua tangannya yang terbuka."Ya Allah ya Rabb ...! andai di dalam jasadku, ada darah yang mengalir dari sebuah perbuatan yang tak halal, namun ijinkan aku bermohon padamu agar KAU selalu mengampuni dosa kedua orangtua kandungku."Ya Allah ...! sungguh aku tak mengerti tentang semua ini, namun aku ikhlas atas takdir hidup yang telah ENGKAU tuliskan padaku, sungguh aku ikhlas."Ya Tuhanku ...! hamba memang seorang anak yang lahir tanpa dikehendaki, Tapi seandainya hamba masih boleh meminta, usir lah rasa gelisah ini dari hati hamba dan berilah hamba ketenangan jiwa, amin ...!Tetesan air mata Aila terus mengalir dari setiap untaian doa-doa yang Aila terasa sungguh lelah bergulat dengan pahitnya kenyataan ini dan hingga tanpa sadar Aila tertidur di atas sajadahnya dalam keadaan ia masih mengenakan mukena sampai kumandang adzan subuh menyentuh telinganya dan membangunkan ia dari lama Matahari mulai tampak mengabarkan datangnya pagi. Suara ayam jantan berkokok berkicau riang bertengger di dahan yang basah dan berembun, cerah sekali suasana pagi itu, namun semua keindahan pagi ini belum mampu menghapus kegelisahan yang masih bertahta dalam kalbu ini Aila berniat hendak bertemu Hamdan. Aila berkeinginan agar Hamdan juga mengetahui kenyataan tentang akan jujur pada Hamdan dan Aila juga telah siap mendengar keputusan Hamdan nanti sebagai jawaban Hamdan atas kejujuran Aila bahkan jika Hamdan memutuskan pertunangan mereka, Alia juga telah siap akan semua itu."Hamdan! sekarang kau tahu, siapa aku ini dan siapa orang tuaku yang sebenarnya," kata Aila pada tunangannya itu."Jangan kau tanya bagaimana perasaanku padamu, cinta yang ada di lubuk hatiku tak akan pernah berubah sampai kapanpun, namun aku juga siap menerima apapun keputusanmu setelah kau mendengar semua kenyataan ini."Aila menjelaskan perasaannya pada Hamdan."Aila! seharusnya kau tak perlu bertanya apa keputusanku, sebab aku tak akan pernah berubah, baik sebelum atau sesudah aku mendengar semua ceritamu," ucap Aila terdiam seribu bahasa dan menatap keteguhan hati tunangannya itu."Aila! kau tahu, aku mencintaimu tanpa syarat, jadi aku akan selalu menyayangimu walau apa dan bagaimanapun keadaanmu, kuharap kau mengerti, Aila""Hamdan! aku paham kau akan selalu bisa menerimaku, tapi bagaimana dengan keluargamu, apa mungkin mereka juga mau menerimaku setelah nanti mereka tahu bahwa aku ini seorang anak yang lahir dari hasil sebuah pemerkosaan," jelas Aila dengan mata yang mulai berair."Jangan kau pikirkan hal itu dulu, Aila! nanti kita bicarakan semua ini pada keluargaku secara baik-baik dan semoga mereka akan dapat mengerti." Hamdan berusaha meyakinkan kekasihnya itu."Hamdan! terima kasih kau telah sudi mengerti kondisiku, tapi aku mohon satu hal padamu," ucap Aila"Aku ingin sekali bertemu dengan ibu kandungku, aku mau ibuku hadir di acara pernikahanku nanti, jadi besok aku akan pergi ke kota Medan untuk mencari ibu, boleh kan Hamdan," lanjut Aila mengagukkan kepalanya sebagi ungkapan bahwa ia setuju atas keinginan Aila harinya, pagi-pagi sekali Aila pergi dari rumah. Ia terus melaksanakan niat dan tujuannya untuk bertemu dengan ibu kandung nya sengaja tak pamit pada keluarganya namun Aila menitipkan sepucuk surat yang Aila selipkan di samping kaca hias Arpah memasuki kamar Aila, Arpah terkejut bahwa Aila sudah tak ada lagi di kamarnya. Tak biasanya Aila pergi pagi-pagi sekali dari Aila sama sekali tidak aktif. Arpah mulai khawatir atas perangai Aila ini dan di sela itu Arpah menemukan sepucuk surat dan surat itu berisi.["Assalamualaikum, buat Ayah dan Ibu tercinta, mohon maaf yang sebesar-besarnya dari Aila untuk Ayah dan Ibu, jika Aila terlalu lancang untuk pergi dari rumah tanpa pamit, namun semua itu Aila lakukan sebab Aila tak ingin melihat ayah dan ibu berderai air mata lagi.["Ayah, Ibu ...! jangan bersedih, Aila pergi hanya sebentar, Aila sekedar ingin bertemu dengan wanita yang melahirkan Aila.["Aila ingin menatap mata wanita itu dan Aila juga ingin mendapat jawaban langsung atas pertanyaan-pertanyaan Aila agar Aila tahu dengan pasti apakah wanita yang melahirkan Aila itu benar-benar sayang pada Aila atau bahkan ia sebenarnya tak menghendaki Aila lahir ke dunia ini, sekedar itu yang ingin Aila tahu darinya ibu, ayah.["Untuk ibu, tahukah ibu ..! andai saja lahir itu adalah sebuah pilihan, tentu Aila akan memilih untuk lahir dari rahim ibu yang telah membesarkan Aila dengan cinta yang tak terhingga bukan lahir dari perempuan yang tak ingin Aila ada di dunia ini.["Jangan khawatir ibu, ayah, setelah Aila bertemu dengannya Aila pasti akan kembali ke pangkuan ibu karena Aila sayang sekali pada ibu dan ayah.["Sekali lagi Aila mohon maaf ayah, ibu, doakan Aila selalu dalam lindungan Allah SWT di setiap langkah kaki Aila.["Zania yang ditulis oleh Aila ini menyeret duka yang dalam buat Arpah walau Aila bukan anak kandungnya. Lalu Arpah menjerit histeris."Aila... ...!" teriak Arpah bersama tangisannya sambil memeluk selembar surat Wahab mencoba menenangkan istrinya dan berkata."Sudahlah Bu! Aila sudah melakukan hal yang benar, Aila berhak mencari ibu kandungnya.""Ayah ...! antarkan ibu ke terminal kereta Api , ibu ingin bertemu Aila, Aila pasti masih di sana, setengah jam lagi kereta akan berangkat," mohon Arpah pada suaminya."Cepat ...! cepat ayah ..!" desak Arpah pada sepasang orangtua yang paruh baya tersebut berangkat ke terminal kereta api dengan menaiki sepeda motor yang Wahab di sana, suasana terminal cukup ramai seperti biasa. Tanpa berpikir panjang Arpah mencoba menguak orang-orang di terminal yang padat Arpah melihat sosok Aila berkerudung biru sedang duduk di bangku terminal. Lalu Arpah berlari mendekati tempat saja Aila terkejut ketika Arpah memanggil namanya sambil berlari tanpa alas kaki di tengah keramaian terminal. Hati Aila tersentuh, batinnya menangis. Aila tak menyangka bahwa ibu angkatnya itu akan menyusulnya sampai ke terminal."Aila ...! , kau tahu apa yang membuat ibu sampai kemari?" tanya Arpah pada hanya terdiam menatap ibunya."Rasa sayang ibu padamu Aila, itulah yang membawa ibu kemari," tegas Arpah Arpah mengeluarkan sesuatu dari tasnya dan itu adalah sebuah mukena dan beberapa lembar uang buat Aila."Bawalah mukena ini bersamamu Aila, ibu tahu kau tak pernah meninggalkan sholat, mukena ini akan mengingatkanmu pada ibu."Aila, pergilah ...! jika nanti kau sudah bertemu ibu kandungmu, ibu berharap kau jangan lupa bahwa di sini juga ada seorang ibu yang selalu menunggumu dengan penuh harap.""Dan jangan lupa juga kabari ibu bila sudah sampai di Medan, hati-hati di jalan ya nak."Arpah memeluk anak angkatnya begitu erat dengan tangisan yang sangat tampaknya kereta mulai berangkat, Aila masuk kedalamnya dan dari balik kaca jendela kereta Aila melihat Perempuan tua itu sedang menyeka air matanya."Maafkan Aila ibu," gumam Aila dalam hatinya dengan rasa bersalah terhadap wanita yang membesarkannya kereta pun mulai berjalan, deru suara mesin kereta mengendapkan duka hati yang kian perempuan itu tetap menatap anaknya yang pergi hingga lambaian tangannya yang tak berhenti semakin hilang terlihat, Aila pun kini sedang dalam perjalanan mencari ibu dan sang suami pulang ke rumah dengan membawa rasa sedih yang masih tersisa. Suasana sepi kembali menggigit nurani Arpah di rumah dalam rumah, Arpah masuk ke kamar Aila, ia pandangi sudut-sudut kamar itu. Begitu banyak kenangan bersama Aila sejak kecil hingga dew^sa yang tak mungkin terhapus dalam itu menari-nari dalam ingatan Arpah tak beda seperti film lama yang terlukis di benaknya saat Aila kecil menangis di malam hari yang kerap menggangu tidur Arpah kala Winnie the Pooh yang bersandar di kamar Aila itu seakan mengangkut kembali kenangan lalu saat Arpah memberikan hadiah di hari ulang tahun Aila waktu mungil Aila yang lucu, kini begitu membekas dan terpatri kuat dalam ingatan Arpah. Air matanya terus mengalir membuat wajah perempuan paruh baya itu semakin terlihat melipat pakaian Aila yang masih tertinggal di kamarnya. Sekali tampak Arpah menciumi pakaian Aila itu dan ia dekap erat bersama hanya melihat tingkah istrinya dari sisi yang tak jauh dari situ. Memang mereka sungguh merasa kehilangan Aila, namun inilah kenyataannya, Aila pergi untuk mencari ibu kandungnya."Sudahlah Bu! doakan saja Aila dapat segera bertemu dengan ibu kandungnya dan semoga Aila akan kembali kepada kita," sahut Wahab menenangkan istrinya."Ayah! selama bertahun-tahun kita menyimpan rahasia ini agar Aila selalu bersama kita, tapi kini Anakku sudah pergi ayah! dan jika ia bertemu dengan ibu kandungnya, aku takut Aila akan melupakan aku ayah, aku takut ayah!"Tangis Arpah kembali terdengar."Aila itu anak yang baik, Bu! tak akan mungkin ia melupakan kita, aku yakin Aila juga menyayangi kita," kata Wahab."Kau berdoa saja, serahkan semua ini pada yang Maha kuasa," tambah Wahab di sisi lain, Kereta yang membawa Aila ke kota Medan masih melaju di atas relnya. Aila menyandarkan kepalanya ke kursi penumpang dan memandang dengan tatapan kosong dari balik kaca jendela kereta itu Aila sempat berkenalan dengan wanita muda yang duduk di sebelahnya, Nama perempuan itu Zaitun, seorang pengajar di salah satu pondok pesantren di kota Medan, Kadang mereka terlihat saling bercerita namun Aila memang tak banyak bicara saat mereka ke Kumpulan puisi renungan hati Islami penyejuk hati penenang jiwa, tentang cinta, malam, sedih. Kembali lagi dengan puisi Islami atau puisi religi dengan kata kata renungan Islam penyejuk hati dalam bentuk kata kata puisi Islami terbaik dan syair Islami menyentuh hati serta puisi penenang hati penyejuk jiwaJadi apa pengertian renungan? renungan adalah proses memikirkan sesuatu dalam keadaan diam dalam- dalam, yang biasa juga disebut merenung atau termenung, dan kata kata renungan penyejuk hati yang diterbitkan blog puisi dan kata bijak adalah tentang renungan hati islami serta cerita penyejuk hati renungan Islam dalam bentuk puisi penenang berikut ini adalah daftar susunan judul kumpulan puisi renungan hati Islami penyejuk hati penenang jiwa yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak antara lainSekitar dua belas judul puisi dan syair Islami yang menyentuh hati dalam bentuk kata kata penenang jiwa dan puisi tentang renungan kehidupan yang menyejukkan Puisi Renungan Hati Islami Penyejuk Hati Penenang Jiwa, Cinta, Malam, Sedih Pada umumnya orang yang merenung pikirannya akan berkelana secara teratur memikirkan hal hal yang direnungkan, apabila merenungkan tentang hal yang bersifat religi atau yang islami tentunya pikirannya akan mengawang-awang pada hal yang bersifat keagamaan, itulah mengapa renungan sering juga disebut dengan seni dan berkaitan dengan kata kata tentang renungan atau cerita penyejuk hati renungan islam berikut adalah kumpulan tema puisi renungan Islami penyejuk hati penenang jiwa, diawali dari puisi mencintai karena Allah SwtBagaimana cerita penyejuk hati renungan islam dan kata kata islami penyejuk hati dalam bait puisi penenang hati ini dan syair islami menyentuh hati, untuk lebih jelasnya disimak saja puisinya dibawah ini.1. MENCINTAI KARENA ALLAH SWTKarya Chinta Mutiara SenjaCinta ajari untuk bersabarMenemukan imam nan benarRenungan hati bersama ribuan dzikirJaga kemuslimahankuRendahkan hati selaluIstiqomah mengarungi waktuYa Ilahi berkahi jalankuMenuju mirab cinta kasih-MuMencintai imam di kehidupan nyatakuYa Ilahi ridai langkah niatkuIkhlaskan hati mendampinginyaHingga degup jantung terhenti2. PUISI RENUNGAN JIWAOleh Hijrah Nur BaetiIndahnya kesendirianBayak hal jadi renunganAkan kemana langkah kaki ku berjalanKucoba cari celah tuk setitik cahayaAgar kubisa tetep di alur yang benarDoa dan usaha sebagai tumpuanAgar bisa tenang kumenghadapi ujianYa Allah engkau lah tempat ku bersandarDi saat semua diam ta mempedulikanEngkau yang paling setiaMelihat, mendengar, merangkulkuDalam kebingungan, merangkulkuDalam keterpurukan,kuatkanlah Aku ya RobDalam menjalani ujianMuJangan tinggalkan aku ya RobUntuk menggapai RidhomuMeski kulalai dalam kewajibankuNamun kuyakin kesempatan selalu kau berikan pada hamba-hambamu yang mauBerusaha lebih baik Aamiiin..Back to list title ↑ kumpulan puisi renungan hati ↑3. PUISI RENUNGAN HATI ISLAMISetelah puisi mencintai karena Allah Swt dan puisi renungan jiwa, maka puisi selanjutnya adalah tema puisi renungan hati Islami atau puisi - puisi islami terbaik tentang syair islami menyentuh hati yang berkisah tentang kata kata Islami dan kata renungan islam penyejuk hati yang berisi puisi jeritan hati dan puisi pelabuhan rindu, dan untuk lebih jelasnya disimak saja berikut ini, puisi islami yang dipublikasikan Hati Oleh Marya TiTiba-tiba rasa hati ini menangisPerih sedih teririsSesak didadaSeakan menjerit perempuan biasaLemah dan tiada berdayaSekuat-kuatnya akuAda kala hati remuk terpurukAku takutAku air mata ini pudar sesak didadaYa, sujudku menengadah tentang hati yg gundah lelahTapi haruskah aku kalahYa, aku pasrah tapi ku harus tetap RinduOleh Sulis TyioKabut turun gunungMemeluk pucuk pinusMenyelam lautan rinduHati menangis di sajadah tuaDi ujung persimpangan antara surga dan nerakaKulantukan do'a, mengetuk pintu jiwaSujudku di pojok musholla, dalam tafakur dan syukurKekasih...Kaulah muara segala cintaTempat do'a dan rindu berlabuh jadi satuDi pintu-Mu aku rebahkan jiwaMenyatukan gelombang rindu pada-MuBack to list title ↑ kumpulan puisi renungan Islami ↑4. PUISI RENUNGAN PENYEJUK HATI ISLAMISebagaimana telah di jelaskan diatas tentang pengertian renungan yang artinya seni dan teori berpikir untuk mengungkap kan hal hal tertentu, maka puisi Islami bagian keempat ini adalah tentang tema puisi renungan penyejuk hati Islami dan kata kata penenang jiwa yang berisi puisi renungan diri dan puisi suara hatiDan untuk lebih jelasnya bagaimana cerita syair islami menyentuh hati dan kata kata renungan Islam penyejuk hati dalam puisi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak disimak saja berikut DiriRenungan malam islami, Oleh Nurmin Al-FarijMalam nan sunyiHamba duduk bersimpuh di hadapan-Mu...Ya AllahMengharapkan kehadirat-MUMenggapai jiwa hampa, berlumur dosaMalam semakin larutRenunganku semakin dalamDalam hati menangis,sedihSesali diri yang lalaiDalam beribadah kepada-MuYa Allah...Hamba sadari hari iniHanyalah insan yang lemahInsan yang kecil di mata-MuHamba yang selalu harapkan belas kasih-MuYa Allah...Usiaku semakin bertambahDosaku semakin menumpukBukakanlah pintu hati hambaNtuk bertobat pada-MuSuara HatiPuisi renungan malam islami, Oleh Rony Al BukhoryMerenung..Menitih buih malam-malam hambaTerpaku dalam harap nan doaMenyejukkan panasnya hati..Bak embun yang ikhlas menunggu mentari..Mengajak untuk lebih dewʌsa..Dengan nasehat di balik sinarnyaMeski daun menyembunyikan suaraKadang hati menangisMeratapi cobaan meninggalkan manisPengais amalMengajakku menyukai gelapSampai aku terlelapMengikuti nafsu tanpa sayap5. Renungan JiwaOleh Max LampyrctxcAda air mataYang tak sempat jatuhMerasuk dalam renungan jiwaMenjelma menjadi rinduIngin cepat berakhirTapi waktu terus membentangMengitari jejeran titik kecilYang terus berdetakIngin kusulam waktuMenjadi jejeran warna warniYang tak membuatku merasa jenuhTapi jalanku tetap tak mmbawakuUntuk ada pada ruang ituTetap pada keheningan....Back to list title ↑ kumpulan puisi renungan Islami ↑6. PUISI RENUNGAN MALAM SEDIHSelanjutnya tentang kumpulan puisi Islami terbaik atau syair Islami menyentuh di hati dalam bentuk puisi renungan adalah tema puisi renungan malam sedih yang berisikan puisi-puisi tentang malam Islami dan puisi penenang hati serta puisi renungan tengah malamNah bagaimana cerita renungan penyejuk hati dan kata malam dalam bait puisi renungan sedih yang dibagikan untuk lebih jelasnya disimak saja puisinya dibawah MalamOlehTio Susenomenyambut gelap dengan renunganterdiam dalam keheningan malambersihkan hati cerdas kan pikiranberharap menemukan sebuah titik teranghidup ibarat sebuah jalanjalan yang berliku penuh cobaanmasalah dalam hidup itu hal biasajangan lah menyerah apa lagi putus asaberat ringan sebuah masalah yang datangbergantung dari ketepatan cara penyelesaianwahai sahabat selamat malamTERLUPA DO'AOleh SrihanDi bawah percik sinar gemintangbiasanya malam menimangku dengan mesradan menaburi tidurku dengan mimpi yang manisNamun kali ini. Malam mendekapmu dengan dinginnya hingga aku menggigil....Malam juga menaburi tidurku dengan mimpi yang sedih hingga aku terisak dalam tangisAku terjaga dari tidurkuPipiku basah tergenang embun hangat matakuYa, barangkali ini dosakuAku begitu lelah, siang taburkan hiruk pikuk dalam hariku...Saat sayap malam mendekapkuAku terlupa berdoa,Perjalanan sukmaku merenangi napas malamBegitu polos tanpa selembar doa pun...Astagfirullah, maafkan kelalaian ku yaa IllahiRENUNGAN MALAMOleh BudiyantoMalamHadirmu memberi arti dalam renungan...Mengantar imajinasi sebuah ilusi...Tatkala senyap mendera hati...Keheningan mengantarkanku pada sebuah naluri diri...Menyikapi segala kekurangan...Membenahi segala keangkuhan...Dan membawa kejujuran disaat sendiri...Mencoba bertahan esok hari...Menyesali akan kemunafikan.,,dan kini, telah usai meniti diri...Walau tak sanggup melawan ego dalam diri...RENUNGAN TENGAH MALAMOleh MaryatiTiada kedamaian yg sesungguhnyaSelain saat bersua dengaMUDalam sujudkuMelantunkan ayat-ayatMuMengAgungkan KebesaranMuMelafadzkan Asma-asmaMuMenguntai doaPenuh harap dan maknaMemohon ampunanAtas segala dosaDan nodaTiada keindahan yang sesungguhnyaSaat hati mensyukuriAtas segala rasa iniDan segala nikmatDan sempatSebelum usai ceritaDan usai usia to list title ↑ kumpulan puisi renungan Islami ↑7. PUISI RENUNGAN CINTAOleh Idris TundungTidak terasa tahun berganti tahunPun usia makin bertambahMari kita sulam kasihRekatkan benang rindu menuju impianBila ada terjangan ombak menerpaBiarkan saja ia merajam biduk jiwaKarena memang sudah suratanSebagai ujian dalam bahtera kehidupanMari kembali renungkan cintaMasa yang telah terlewati bersamaKini sudah tercantum dalam sejarahMoga cintamuabadi, duhai kekasihHalau gerimis mengundang laraJangan biarkan terjatuh di pelimbahan hatiHapuslah mendung yang menghampiriDan renungkan kembali makna cintaTirundang, 3 januari 2018Demikianlah puisi-puisi Islami atau Syair Islami yang menyentuh hati dalam kumpulan puisi renungan hati Islami penyejuk hati penenang jiwa, yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak, baca juga puisi penenang hati yang lain diblog ini semoga kumpulan puisi tentang renungan dan kata renungan islam penyejuk hati diatas dapat menghibur. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID PY_0HV6oB2FZNbN5VRmH04zJvcYIHCaMOIow_7wU0YXAZ4s386T0Og== Inilah Kisah Nyata Islami yang Penuh Hikmah Bahas Lengkap – Dalam kehidupan yang penuh sandiwara ini, banyak sekali kisah nyata islami yang dapat menginspirasi, maupun mengingatkan. Diceritakannya kembali kisah – kisah itu, ada kalanya, akan membuat orang lain sadar, bahwa ada yang lebih beruntung maupun tidak lebih beruntung. Atau ada yang berdarah – darah untuk mencapai puncak, ada juga yang selangkah ke depan, kesuksesannya langsung terpampang. Allah SWT sudah menentukan tiap – tiap rezeki untuk makhluk-Nya. Rezeki itu juga seperti halnya jodoh, tidak akan tertukar. Semuanya adil, sesuai porsinya masing – masing. Yang perlu dilakukan selanjutnya adalah berusaha mendekati-Nya, untuk mengenal-Nya. Tidak ada kerugian ketika sudah mengenal-Nya. Hidup ini pun semu, bahkan bumi ini semu, tidak abadi dan akan musnah pada waktunya. Segala yang ada di dunia ini, akan kembali pada-Nya. Sama sekali tidak ada keraguan untuk itu. Berbicara tentang akhir masa, ada juga kisah – kisah orang yang diberi kesempatan oleh Allah, untuk melihat dan merasakan secuil kehidupan akhirat. Lalu ia dihidupkan kembali, agar manusia lain dapat memetik pelajaran. Beberapa kisah islami Pengetahuan Islam yang dapat dijadikan inspirasi. Kisah asli islami yang penuh hikmah ini, salah satunya dari kisah Luqman al-Hakim. Seorang budak yang juga ahli hikmah dan terkenal akan nasihat-nasihat yang disampaikan kepada anaknya. Kisah Luqman al-Hakim Beliau juga menjadi orang yang namanya disebut dalam al-Quran di Surat Luqman ayat 12-19. Beliau adalah orang yang suka menyendiri untuk bertafakur, karena dengan begitu, ia akan mudah memahami segala hal, memikirkan kebesaran Allah, dan akan membuka banyak jalan menuju surga. Nasihat maupun ilmu yang ia sampaikan kepada anaknya, adalah hasil dari bertafakur. Suatu ketika Luqman berjalan dan melihat para pedagang. Ia pun berkata kepada anaknya bahwa terdapat perdagangan yang tidak akan mendatangkan rugi, yaitu berdagang dengan Allah. Mendekati ulama dan ahli hikmah, karena hal itu dapat melembutkan hati dan belajar mengenal Allah. Bangun terlebih dahulu sebelum ayam jantan berkokok. Karena ayam jantan telah bangun sebelum malaikat turun, dan akan berkokok setelah turun. Dan ada anjuran untuk berdoa ketika ayam berkokok. Larangan untuk bersikap sombong dan takabur, sebagaimana yang tercantum dalam Surat Luqman ayat 18. Kisah Nyata Islami Tentang Kejujuran Salah satu cerita nyata islami tentang kejujuran kali ini datang dari masa Khalifah Uman bin Khattab. Kala itu, tinggallah seorang ibu dan anak gadisnya yang sama – sama berprofesi sebagai penjual susu di Madinah. Suatu hari, harga susu mereka lebih mahal dibanding pedagang lain. Dagangan mereka pun sepi pembeli. Susu murah yang dijual dengan harga murah, oleh pedagang lain, tidak lain karena susu itu dicampur dengan air. Si ibu sempat ingin berbuat curang seperti halnya pedagang lainnya, karena terdesak kebutuhan ekonomi. Namun Si Anak Gadis menolak, dan mengingatkan ibunya untuk berlindung pada Allah dari berbagai macam kejahatan. Suatu hari, pedagang lain menghampiri dan menyarankan untuk menurunkan harga susu dan mencampurnya dengan air. Namun Si Ibu menolak walau sudah dibujuk. Akhirnya, salah satu pedagang itu pun merasa dihinakan. Setelah sholat isya, Khalifah Umar berbincang dengan sahabat yang lain, ia mndengar keluhan dari masyarakat bahwa susu kambing yang dijual di pasar sering terasa encer seperti dicampur air. Beliau berdua pun akhirnya memustuskan untuk menyelidiki. Sahabat itu akhirnya pergi ke pasar untuk menyampaikan maklumat Khalifah Umar, yang berisi pelarangan mencampur susu kambing dengan air. Pedagang yang mencampur susu dengan air merasa ciut. Mereka pun mendatangi si ibu dan melabraknya, berprasangka buruk terhadap Si Ibu bahwa dialah yang mengadukan hal ini pada khalifah. Pedagang lain pun mengusir Si Ibu dari pasar. Akhirnya, Si Ibu dan anaknya berjualan keliling hingga beberapa bulan kemudian. Namun, pedagang curang tidak patah arang, mereka pun menyusun rencana untuk menjual susu murah ke rumah – rumah agar Si Ibu dan anaknya jera. Malam itu, Khalifah Umar mengumpulkan sahabat-sahabat, untuk melakukan sidak karena masih mendengar keluh kesah masyarakat. Hingga sampai di suatu rumah, Khalifah Umar mendengar percakapan antara Si Ibu dan anaknya, tentang susu kambing. Keesokan harinya, Khalifah Umar melamar anak gadis penjual susu kambing itu, untuk dinikahkan dengan anaknya, Asim bin Umar. Sebuah riwayat menyebutkan bahwa dari garis keturunan mereka, lahir Khalifah Umar bin Abdul Aziz, yang bahkan disebut-sebut sebagai khalifah kelima setelah khalifah Ali bin Abu Thalib. Kisah Nyata Islami Azab Kubur Kisah nyata islami azab kubur ini dikisahkan oleh salah satu ulama tabi’in. Kala itu, setelah beliau mengubur adiknya, ia menangis terisak-terisak. Murid-muridnya pun menegurnya, karena ulama itu sendiri yang mengajarkan untuk tidak boleh menangis terisak-isak. Hingga menyiksa diri ketika ada anggota keluarganya yang meninggal, selain termasuk ke dalam perbuatan jahiliyah, hal itu akan menyiksa si mayat. Namun, ia menangis bukan karena bermaksud melanggar sunah nabi, namun ia tidak bisa mengontrol, lantaran ada kejadian besar yang terjadi. Ia pun bercerita bahwa, ia membongkar kuburan adiknya setelah mendengar suara adiknya yang berteriak ketakutan dan kesakitan. Ternyata, ia menemukan rantai yang merah membara melekat pada tubuh adiknya, beliau pun berusaha melepaskan rantai itu, otomatis ia membuat tangannya terkena luka bakar. Cepat beliau sadar, bahwa itulah azab kubur. Beliau pun menutup kembali kuburan adiknya, yang malas mendirikan sholat. Kisah Nyata Islami Mengharukan Kisah nyata islami mengharukan ini berasal dari Abu Qadamah, seorang panglima perang melawan Romawi, dan seorang mujahid muda. Mujahid muda ini memaksa untuk ikut berperang, walau Abu Qadamah melarangnya. Akhirnya Abu Qadamah mengijinkan, dengan syarat mujahid muda itu harus berada di garis paling belakang, bertugas menyiapkan makanan untuk para tentara. Ketika tiba waktunya untuk berbuka puasa, Abu Qadamah menghampiri mujahid muda itu, namun ternyata mujahid muda itu tertidur karena kelelahan. Abu Qadamah tidak tega untuk membangunkannya, terlebih lagi ketika ia melihat mujahid muda tersenyum semakin lebar dalam tidurnya. Setelah mujahid muda itu bangun, Abu Qadamah ingin mengetahui mimpi apa yang menyebabkan mujahid muda itu demikian tersenyum. Mujahid muda itu pun menceritakannya asalkan Abu Qadamah merahasiakannya. Hari berikutnya, pertempuran semakin sengit. Abu Qadamah tidak dapat menemukan mujahid muda itu seharusnya berada. Ia justru berada digaris depan dan mulai berperang walau ia tidak memiliki kemampuan untuk berperang. Abu Qadamah merasa tertipu. Setelah perang dimenangkan oleh pihak muslim, Abu Qadamah mencari mujahid muda itu, kemudian ditemukannya mujahid muda itu sudah diujung ahayatnya. Mujahid itu berkata, bahwa ia telah mendapatkan surga dan bidadari yang menunggunya. Ia berpesan, potongan jubah untuk diberikan kepada ibunya agar bisa meredakan sedih. Dan ia ingin Abu Qadamah nanti menenangkan adiknya yang masih berusia delapan tahun, serta tidak menunjukkan pakaiannya padanya, karena mujahid muda itu khawatir dengan konsekuensinya. Kisah nyata islami tentang jodoh yang dialami mujahid muda ini, juga menjadi hadiah dari Allah untuknya karena ia selalu menjaga kesuciannya selama di dunia, akhirnya ia mendapatkan bidadari yang terjaga dan telah menunggunya di surga. Demikian tentang Inilah Kisah Nyata Islami yang Penuh Hikmah Bahas Lengkap. Semoga bisa dijadikan contoh sebagai inspirasi Anda semua. Dengan belajar dari kisah-kisah islami diatas semoga bisa menjadi contoh atau suri tauladan untuk Anda bisa mengambil langkah-langkah selanjutnya. Terimakasih. Renungan malam Islami. Sumber saat malam hari, sering kali orang akan melakukan renungan malam sebelum tidur. Renungan ini bertujuan untuk memikirkan hal apa saj ayang sudah dilakukan pada hari itu. Dengan melakukan renungan malam, maka mental akan menjadi lebih stabil dan terbebas dari pikiran cemas. Dalam ajaran Islam, terdapat banyak kata-kata renungan malam Islami menyentuh hati dan penuh motivasi yang bisa Anda baca setiap muslim memang dianjurkan untuk melakukan renungan atas kebahagiaan yang mereka dapatkan, terutama harta yang melimpah, keluarga yang sempurna, hingga fisik yang sehat. Semua hal tersebut wajib kita syukuri agar tidak terlena dengan kenikmatan duniawi yang Bijak Renungan Malam Islami yang Menyentuh Hati Renungan malam Islami. Sumber ini adalah kata-kata bijak renungan malam Islami menyentuh hati dan penuh motivasi yang dikutip dari buku Kata-Kata karya Wanto Herwanto dan Amina Bina Ilmiah 2019.Untuk mendapatkan apa yang diinginkan, kau harus bersabar dengan apa yang kau ini ibarat bayangan. Kalau kau berusaha menangkapnya, ia akan lari. Tapi kalau kau membelakanginya, ia tak punya pilihan selain yang hati bersih, melihat orang dengan kebaikan dahulu. Orang yang hati kotor, melihat orang dengan keburukan adalah makhluk yang suka menyalahkan dari luar, tidak menyadari bahwa masalah biasanya dari yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian takdir dari Allah SWT dengan senang jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak menjadi resah dan gelisah ketika kita terbiasa berandai-andai dalam menyikapi persoalan hal baik, belajarlah untuk bersyukur. Dari hal buruk, belajarlah untuk terlalu keras pada dirimu sendiri, karena hasil akhir dari semua urusan di dunia ini sudah ditetapkan oleh Allah. Jika sesuatu ditakdirkan untuk menjauhkan darimu, maka ia tak akan pernah mendatangimu. Namun, jika ia ditakdirkan bersamamu, maka kau tak akan bisa lari darinya.

cerita islami menyentuh hati